Review : Jam Tangan Oris Artelier Calibre 113

Pada perayaan ulang tahunnya yg ke 110 sejak pertama kali didirikan, Oris meluncurkan mesin buatan mereka yg pertama dalam 40 tahun terakhir, mesin ini diberi nama Kaliber 110. Sejak saat itu, Oris telah membuat variasi lainnya dari dasar rancangan mesin jam tangan ini, menambahkan fungsionalitas dan komplikasi.  Jam Tangan Oris Artelier Calibre 113  yg diluncurkan di pameran Baselworld 2017, dibekalli dengan varian ke 4 dari mesin ini, yg dilengkapi dengan sebuah fitur yg dinamakan “kalender bisnis,” dengan indikasi hari, tanggal, minggu serta bulan.

Sama seperti mesin kaliber buatan Oris yg sebelumnya yg diberi kode penomoran 110, 111 dan 112, Kaliber 113 menawarkan daya cadangan operasi yg impresif selama 10 hari melalui sebuah barel per daya utama dan menggerakkan sebuah indikator status daya cadangan non linear dan sebuah tampilan detik kecil sebagai tambahan untuk jarum penunjuk jam dan menit. Kombinasi dari fungsi kalender yg ditambahkan ke mesin Kaliber 113 adalah hal yg sangat jarang ditemukan dalam sebuah jam tangan, dengan skala 52 siklus mingguan yg unik. Mesin putaran manual atau manual winding yg berdetak pada kecepatan frekuensi 21,600 vph ini ditampilkan melalui penutup belakang transparan dan merupakan sebuah produk hasil riset dan pengembangan Oris yg terbaru.

Jam Tangan Oris Artelier Calibre 113 memiliki sasis berukuran diameter 43-mm yg terbuat dari bahan baja antikarat, tahan air hingga kedalaman 50 meter, dengan sebuah kaca kristal safir nonreflektif yg menutup muka dial. Pilihan dial tersedia dalam versi warna perak atau anthracite dengan jendela untuk tanggal dan hari dibawah posisi jam 12 dan jam 9 masing masingnya , detik kecil juga diletakkan di posisi jam 9 ,indikator nonlinear paten untuk status daya cadangan 10 hari ditempatkan di posisi jam 3 dan sebuah jarum sentral merah untuk mengindikasikan bulan dan minggu pada sebuah skala konsentris di lingkar luar dial. Kesemua fungsi itu diatur melalui sebuah kepala crown yg dirajah dengan logo Oris. Dial anthracite dipercantik dengan indeks marka penunjuk waktu dari bahan nikel dan jarum nikel yg diberi sentuhan polesan mengkilap , sedangkan yg ada pada dial perak, indeks dan jarum tersedia dalam pilihan nikel atau berlapis emas. Jarum diisi dengan material Super-LumiNova yg menyala dalam kondisi gelap. Kedua versi dial dilengkapi dengan tali jam kulit buaya Louisiana dengan pilihan warna abu abu ,hitam atau coklat tua untuk versi dial berwarna perakdan hanya coklat untuk dial anthracite atau tali jam rantai baja. Jam tangan ini dibandrol dengan harga eceran $6,300 atau setara dengan IDR 94.500.000.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *