Jam Tangan Wanita MB&F Legacy Machine FlyingT

Pembuat jam tangan mewah independan MB&F dikenal luas dengan arloji buatan mereka yg sangat kreatif, untuk pertama kalinay mereka membuat Jam Tangan Wanita MB&F Legacy Machine FlyingT. Dan sama seperti yg selama ini mereka lakukan, terdapat banyak hal didalam jam tangan ini yg lebih dari sekedar cantik di mata.

Ini bukanlah model jam tangan pria dalam baris produk Legacy Machine yg diperkecil ukurannya, namun sebuah arloji yg dibangun dari nol sampai jadi. MB&F FlyingT tersedia dalam 3 varian pilihan , model yg pertama dibekali dengan fitur dial lacquer hitam dengan sasis yg dihiasi berlian dengan potongan brilian  , model yg kedua mempunyai muka dial dan sasis yg dipenuhi taburan berlian brilian, dan varian model yg terakhir memiliki dial dan sasis yg dipenuhi dengan berlian yg dipotong berbentuk baguette.

Sasis dari bahan emas putih berukuran diameter 38.5 mm dan kuping lug nya yg ramping dan memanjang turut dipercantik dengan berlian. Sasis jam tangan ini memiliki dua buah kepala crown, yg satunya berfungsi untuk mengisi daya dan satunya lagi untuk mengatur waktu. Sebuah kaca kristal safir kubah naik dari pinggiran bezel seperti buih. Dibawah kaca safir kubah, sebuah dial yg agak sedikit cembung menampung sampai dengan 8 lapisan lacquer hitam atau ditaburi dengan kilauan berlian.

Dari bagian tengah dial, terletak sebuah mesin mekanikal dalam orientasi vertikal yg melandasi sebuah tourbillon dengan sebuah kantilever berbusur ganda di bagian penghubung atas ketimbang memakai penghubung kampak yg tipikal mereka gunakan sebelumnya. Pendiri MB&F ,Max Busser menjelaskan bahwa pergerakan mekanisme tourbillon diatas mesin berbentuk kolom dimaksudkan untuk mengingatkan pemakainya pada sebuah miniatur ballerina yg berputar didalam sebuah kotak perhiasan. Sebuah berlian berukuran besar lalu menutup bagian atas dari rangka tourbillon. Pada posisi jam 7, sebuah dial lacquer ( pernis ) berwarna hitam atau putih menampilkan jam dan menit melalui sepasang jarum berbentuk serpentine atau ular berwarna biru keemasan yg elegan. Dial ini diposisikan pada sudut kemiringan 50 derajat di posisi jam 7 agar penunjukan waktu hanya bisa dilihat oleh pemakainya.

Dibagian penutup belakang, rotor putar pengisi daya otomatis dibentuk dengan pola matahari tiga dimensi berwarna emas merah, menyediakan daya cadangan operasi selama 4 hari saat terisi penuh. Ini bukanlah pertama kalinya MB&F memanfaatkan mesin berbentuk kolom dalam arloji buatan mereka, sebelumnya telah diaplikasikan pada model HM7 Aquapod di tahun 2017. Berbeda dengan kebanyakan mesin arloji buatan mereka yg memanfaatkan pendekatan radial dan co-planar pada konstruksinya, mesin LM FlyingT menggunakan pendekatan vertikal dan co-axial.

Mekanisme tourbillon menyembul keluar dari mesin ini dan berputar mengelilingi muka dial. Untuk menyokong tourbillon dan menjamin mekanisme tetap seimbang, sebuah beban diletakkan tersembunyi dibawah kerangka tourbillon, berseberangan dengan bagian atas rangka tourbillon. Dalam rangka menampilkan waktu sepresisi mungkin pada dial yg bersudut miring 50 derajat, roda gigi konikal dimanfaatkan untuk mengirimkan daya putar secara optimal dari satu bidang ke bidang lainnya, sebuah solusi yg sebelumnya digunakan pada model HM6 dan HM9 Flow.

Jam Tangan Wanita MB&F Legacy Machine FlyingT hanya dibuat sebanyak 35 buah. Versi dial lacquer hitam dihargai dengan bandrol $115,000, versi dengan dial dan sasis bertabur berlian dihargai $145,000, dan versi dial dan sasis bertabur berlian berbentuk baguette yg totalnya lebih dari 8 karat ditawarkan pada harga $315,000 atau setara dengan IDR 4.567.000.000 ( Rp 4,5 Milyar ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *