Jam Tangan Tudor Black Bay Fifty-Eight Navy Blue

Tudor, bersama dengan “kakaknya,” Rolex, telah menahan perilisan produk baru karena tantangan pandemi di awal tahun 2020 ini.Namun minggu ini, Tudor akhirnya mengambil langkah untuk meluncurkan sebuah versi baru dari arloji diver bergaya vintage mereka, yakni Jam Tangan Tudor Black Bay Fifty-Eight Navy Blue.

Nama Black Bay Fifty-Eight Navy Blue diturunkan dari penerapan tema warna biru pada bagian dial dan sisipan bezelnya, mirip dengan model model jam tangan diver Tudor yg dibuat untuk angkatan laut Perancis di tahun 1970an dan pada tahun 1958 dimana Tudor merilis Ref. 7924 “Big Crown” yg menjadi arloji diver pertama mereka yg tahan air hingga kedalaman 200 meter. Sasis bajanya tercatat berukuran diamater 39 mm, sedikit lebih kecil ketimbang model model Black Bay yg memiliki ukuran 41-mm pada umumnya dan lebih senada dengan proporsi jam tangan diver dari tahun 1950an yg menginspirasinya. Dialnya yg berwarna biru lalu diberi sentuhan berbutir dan jarum jarum “Snowflake” yg menjadi ciri khas serta marka marka penanda jam dalam berbagai bentuk, kesemua elemennya diturunkan dari jam tangan diver Tudor kuno.

Muka dial dan kaca kristal safirnya berbentuk kubah. Bezel putar satu arah dilengkapi dengan sisipan skala pewaktuan selam yg terbuat dari bahan aluminium dianodisasi dalam warna biru matte yg sama dengan baian muka dial dan ditandai dengan angka angka dan indeks sepuhan perak. Kepala crown ulir ditandai dengan emblem bunga mawar Tudor yg bersejarah, membantu daya tahan bawah air keseluruhan hingga kedalaman 200-meter.

Yg berdetak dibalik penutup sasis belakang solid dari bahan baja adalah mesin mekanikal otomatis Kaliber MT5402, yg dikembangkan khusus oleh Tudor untuk dimensi sasis yg lebih kecil dari koleksi Fifty-Eight ( BB58 ). Walaupun tersembunyi, mesin ini diperindah dengan sentuhan sentuhan dekorasi kelas atas dari seni haute horlogerie. Rotor putar pengisi daya otomatis dari bahan tungsten monoblok monobloc tungsten didesain terbuka dan disentuh dengan detail detail semburan pasir dan sikat satin, sementara penghubung penghubung dan pelat utama diberi beberapa sentuhan poles dan semburan pasir dibagian permukaannya. Dibangun dengan kekokohan dan stabilitas, mekanisme penyeimbang inersia variabelnya ditopang denggan tegap didua titik oleh sebuah penghubung yg melintang, dan per rambut silikonnya menahan efek efek yg merugikan dari bidang magnetik. Mesin telah disertifikasi sebagai chronometer oleh lembaga pengujian COSC Swiss, dan menyimpan daya cadangan selama 70 jam atau hampir 3 hari.

Jam Tangan Tudor Black Bay Fifty-Eight Navy Blue ditawarkan dalam 3 varian tali rantai dan sebuah tali NATO berwarna biru yg terbuat dari bahan kain Jacquard, ditenun menggunakan mesin dari abad ke 19 oleh usaha keluarga Julien Faure asal Perancis yg telah berumur 150 tahun lamanya. Dibandrol dengan harga jual $3,375 untuk versi dengan kelengkapan tali nato dan $3,700 atau setara IDR 55.500.000 dengan opsi tali rantai.

One Comment on “Jam Tangan Tudor Black Bay Fifty-Eight Navy Blue”

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *