Jam Tangan Seiko Prospex LX SNR045J1

Baris Seiko LX yg merupakan perluasan dari koleksi Seiko Prospex awalnya diperkenalkan tahun lalu. Huruf “LX” didalam seri ini diturunkan dari kata Latin “lux” yg memiliki arti “cahaya” , sebuah rujukan kepada bagaimana cahaya bermain pada permukaan sasisnya. Jam Tangan Seiko Prospex LX SNR045J1 , yg dibuat terbatas sebanyak 500 buah, membawa Seiko LX kembali ke akar sejarah mereka di Antarctica, dimana jam tangan diver 300 meter pertama Seiko yakni model 1968 Divers, pertama kali diuji.

Permukaan dial keramik cembung dari model yang baru ini diberi sentuhan sikat dalam sebuah lapisan anti reflektif, sementara jarum jarum berbentuk mata panah, penerapan marka indeks dan bezel dilapisi dengan bahan “LumiBrite” milik Seiko yg “bebas dari material radioaktif.” Dial berwarna hijau lumut terinspirasi dari misi perusahaan ke Skarvsnes Foreland, yg berlokasi sekitar 55 km dari stasiun riset Japanese Showa di Antarctica. Selama misi ini berlangsung, tim riset Seiko yg bertugas menguji daya tahan mesin jam tangan terhadap berbagai jenis lingkungan yg ekstrim, menemukan sebuah “hutan bawah air misterius yg diisi oleh pilar pilar lumut didasar danaunya,” sebuah fenomena alam yg digambarkan kembali lewat muka dial hijau bertekstur dari jam tangan yg baru ini.

Pilar pilar lumut yg unik ini membutuhkan waktu berabad abad untuk terbentuk dibawah air. Ketika ditemukan, mereka lalu diberi nama “kokebozu,” sebuah kombinasi kata dari bahasa Jepang koke (lumut), dan bouzu (bocah lelaki). Saat ini diketahu kalau kokebozu tidak hanya terbantuk dari satu jenis tanaman hidup, namun dari lumut dan berbagai jenis ganggang dan bakteri yg hidup bersama sama.

Jendela tampilan tanggal dengan rangka perak berbentuk kotak bertempat diposisi jam 3 dan menggunakan penomoran Arabik untuk mengindikasikan tanggal. Indikator status daya cadangan operasi disisipkan diantara posisi jam 9 dan jam 10 dan fungsi fungsi yg tipikalnya ada pada sebuah jam tangan diver professional. Sebagai contoh, sasis jam tangan model baru ini tahan air sampai kedalaman 300 meter, cukup kuat untuk melindungi arloji dari saturasi selagi menyelam. Bezel putar satu arah berwarna hijau memiliki sebuah skala pewaktuan selam yg didudukkan pada sebuah panel luar cermet perak. Sasis utama tercatat berukuran diamater 44.8 mm dan setebal 15.7 mm. Penutup sasis belakang diukir dengan kalimat “LIMITED EDITION” bersama penomoran serial dari setiap masing masingnya sebagai bukti keaslian.

Msein Seiko Spring Drive Kaliber 5R65, menyediakan tampungan daya cadangan selama 72 jam atau 3 hari ketika terisi penuh dan menurut Seiko sangat tahan terhadap perubahan suhu dan guncangan. Akurasi penjagaan waktu dari mesin jam tangan ini tercatat +1 detik per hari dan +15 detik per bulan. Jam Tangan Seiko Prospex LX SNR045J1 akan mulai dijual pada bulan Agustus, dengan harga EU6,100 atau setara dengan Rp 103.700.000. Ke 500 edisi dilengkapi dengan tali rantai lipat tiga dengan sebuah tombol pengunci dan pelepas.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *