Jam Tangan Pria Laco B-Uhr Replica

Kali ini kita kembali mereview arloji pilot B-Uhr klasik (Beobachtungs-Uhren, atau jam tangan observasi), buatan Laco. Gaya desain B-Uhr , spesifiknya Type A atau “Baumuster A” , pertama kali diproduksi untuk angkatan udara Jerman pada tahun 1940 oleh beberapa perusahaan nasional seperti Laco, Stowa, A. Lange & Sohne, dan Wempe, serta IWC asal Swiss pada era Perang Dunia Ke 2. Dari kesemua merek ini, hanya Laco, Stowa dan IWC yg sampai sekarang masih membuat model yg terinspirasi oleh model vintage mereka.

Sejak awal, B-Uhr telah menjadi salah satu desain yg paling penting didalam sejarah industri jam tangan, memiliki imbas yg substansial pada jama perang, telah menginspirasi dan mempengaruhi desain arloji pilot dan militer yg tak terhitung jumlahnya. Laco yg didirikan pada tahun 1925, saat ini memproduksi baris produk Jam Tangan Pria Laco B-Uhr Replica dalam berbagai gaya, ukuran dan warna, menggunakan berbagai jenis mesin dan setiapnya ditawarkan pada tentang titik harga yg berbeda. Kali ini kita akan lebih berfokus pada model Replica.

Dalam seri ini , Laco membuat 2 model dalam ukuran 45-mm dan 55-mm yakni Laco Replica 45 dan  Replica 55. Keduanya dibekali dengan desain klasik B-Uhr Type A, dan sasisnya dibangun dari bahan baja yg kokoh. Model Replica 55 menggunakan kepala crown onion yg besar sedangkan Replica 45 menggunakan crown transisional yg lebih kontemporer. Bagian dial dari keduanya ditujukan untuk daya baca maksimum , setiap darinya menggunakan desain warna hitam dan putih yg simpel. Keduanya juga memiliki lingkar jalur menit dengan marka yg diperbesar dan penomoran Arabik untuk setiap jamnya, terkecuali padaposisi jam 12 yg digantikan oleh segitiga dengan dua titik yg menjadi ciri khas dari B-Uhr. Model Laco Replica 55 memiliki warna hue yg agak hijau untuk menegaskan elemen warna putih pada dial , sementara Laco Replica 45 dengan warna faux patina, kesemuanya dilapisi oleh bahan Super-LumiNova.

Indikator penunjuk waktu untuk kedua model ini terdiri dari dua buah jarum jam dan menit dari baja biru bergaya pedang, bersama jarum detik putih yg simpel dengan warna hitam diujung yg satunya. Model Replica 45 digerakkan oleh mesin mekanikal putaran manual Laco 04 yg didasari oleh ETA 2804.2, yg menyediakan daya cadangan operasi selama 42 jam dan dapat terlihat melalui penutup sasisbelakang safir transparan, sementara model Replica 55 menggunakan mesin mekanikal putaran manual Laco 97 yg didasari oleh ETA 6497.1, menyediakan daya cadangan selama 46 jam dan tersembunyi dibalik tutup sasis belakang solid yg diukir dengan nomor serial. Keduanya dilengkapi dengan atli jam kulit berwarna coklat atau hitam bergaya pilot sama seperti model awalnya.

Jam Tangan Pria Laco B-Uhr Replica dibandrol dengan harga $1,990 untuk model 45 dan $4,190 untuk model 55, dapat kalian beli di butik jam tangan atau toko arloji mewah resmi terdekat di kota kalian.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *