Jam Tangan Pria Ball Engineer Hydrocarbon AeroGMT II USA Edition

Dapat dimengerti jika kalian melihat Jam Tangan Pria Ball Engineer Hydrocarbon AeroGMT II USA Edition untuk pertama kalinya dan berpikir bahwa kalian pernah melihat desain seperti ini sebelumnya. Pihak Ball Engineer sendiri mengakui kalau model arloji ini dipengaruhi oleh Rolex GMT-Master yg populer, namun jika kalian melihat lebih dekat maka kalian akan menemukan bahwa jam tangan ini mempunyai banyak keunikannya sendiri.

Mulai dari awal, sasis baja berdiameter 42 mm dirancang sama seperti kebanyakan arloji Ball Engineer yg mereka buat di Swiss, dengan nilai nilai ketahanan bawah air sedalam 100 meter, tahan benturan sampai 7,500 Gauss, tahan terhadap bidang magnetik sampai 4,800 A/m, dan disegel oleh sistem proteksi kepala crown paten milik mereka. Sasis terpasang ke sebuah tali jam rantai yg mengecil dengan sebuah kait lipat plus mekanisme ekstensi paten, atau ke sebuah tali jam karet dengan kepala gesper standar. Cincin bezel putar dua arah GMT 24 jam, dalam tema warna merah biru “Pepsi” yg pertama kali dipakai oleh jam tangan aviator Rolex, kali ini terbuat dari bahan safir yg tahan gores dan juga mengusung elemen milik Ball yg paling emblematik yakni tabung gas mikro yg diisi dengan bahan tritium untuk menyalakan penomoran. Tritium, dipakai oleh Ball dan sangat sedikit merek jam tangan lain yg memakai bahan ini, bahan ini menyala lebih terang dan lama ketimbang Super-LumiNova, bahan luminous yg paling umum dipakai oleh merek arloji lainnya pada dial jam tangan buatan mereka.

Ngomong ngomong soal dial, warna biru gelap yg ada pada AeroGMT II, terlihat berbeda dengan pendahulunya yg menggunakan skala 24 jam ketimbang skala 12 jam yg lebih umum. Bisa jadi, desain ini dipilih agar dapat melihat tidak hanya dua namun tiga zona waktu sekaligus yakni waktu asal via jarum GMT dengan ujung merah, waktu lokal lewat jarum jam utama dan waktu di kota tujuan pada bezel 24 jam. Tabung gas mikro juga dipakaikan pada muka dial, pancaran cahaya kuning pada jarum jarum utama dan marka penunjuk waktu dengan tabung ganda pada posisi jam 3,6 dan 9 , sedqangkan pada marka jam 12 berwarna jingga, dan hijau pada penunjuk GMT serta penomoran bezel. Dapat dibilang jam tangan ini memancar lebih terang dimalam hari ketimbang pada siang hari.

Didalam sasisnya, dibalik penutup sasis belakang transparan, berdetak mesin mekanikal otomatis kaliber  RR1201-C buatan Swiss, didasari oleh ETA 2393-2 dan tersertifikasi chronometer oleh COSC. Mesin ini berjalan pada frekuensi kecepatan 28,800 vph dan menampung daya cadangan operasi selama 42 jam. Model ini diklaim Ball sebagai “jam tangan aviator GMT yg paling terang didunia,” hadir dalam opsi paket penjualan dengan tali jam rantai bersama tali jam NATO. Jam Tangan Pria Ball Engineer Hydrocarbon Aero GMT II ditawarkan dengan bandrol harga $3,449 atau setara dengan IDR 48,300,000.

One Comment on “Jam Tangan Pria Ball Engineer Hydrocarbon AeroGMT II USA Edition”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *