Jam Tangan Oris ProPilot X Caliber 115

Pada saat krisis Quartz yg melanda industri pembuatan arloji Swiss pada tahun 1970an dan 80an, Oris memiliki sejarah panjang dalam membuat mesin jam tangan mereka sendiri. Faktanya, antara tahun pendiriannya dan 1981, saat manajemen perusahaan memutuskan untuk menghentikan proses produksi mesin dan lalu menggunakan dasar mesin ETA dan Sellita, Oris telah mengembangkan total sebanyak 229 buah mesin kaliber sampai saat ini. Ini termasuk contoh bersejarah yg signifikan seperti Kaliber 652 di tahun 1968, yg merupakan mesin dengan pelolosan tuas pin pertama yg disertifikasi sebagai chronometer oleh lembaga observasi Neuchatel, dan Kaliber 725 ditahun 1970an ketika Oris merilis mesin chronograph pertama mereka. Tahun 1982 dan setelahnya, Oris memfouskan sumber daya mereka untuk membuat modul mereka sendiri yg lalu ditempatkan diatas dasar mesin yg mereka dapatkan dari penyedia mesin Swiss.

Setelah 10 tahun dalam proses riset dan pengembangan , pada tahun 2014, Oris merayakan ulang tahun mereka yg ke 110 dengan merilis mesin Kaliber 110. Mesin mekanikal putaran manual pertama Oris dalam kurun waktu 35 tahun membuat debut perdananya dalam sebuah koleksi terbatas Oris Artelier dan menyediakan daya cadangan operasi selama 10 hari yg disimpan dalam sebuah barel daya berukuran ekkstra besar. 5 tahun setelahnya, Oris menambahkan beberapa komplikasi keatas mesin Kaliber 110, setiap varian barunya menawarkan tingkat kompleksitas yg lebih tinggi dan kombinasi fungsi yg baru.

Kali ini, Oris meluncurkan model terbaru yg didasai oleh mesin Kaliber 110 yakni Jam Tangan Oris ProPilot X Caliber 115, sebuah arloji rangka skeleton yg tampil berbeda. Oris saat ini juga mempunyai sebuah model skeleton dalam baris koleksi Artix GT, namun dengan membuka mesin memberikan tantangan menarik yg memakan waktu sekitar 2 tahun dalam proses riset dan pengembangannya. Ini adalah proses tipikal dalam pembuatan rangka skeleton yg membutuhkan pengangkatan bagian bagian dari sisi dial dan bagian bagian mesin, lalu menguji mesin tsb dengan sebuah barel daya berukuran besar.

Beruntung, para perancang dan teknisi dari Oris mampu menyelesaikan permasalahan yg timbul sementara tetap mempertahankan detail detail yg menjadi ciri khas dari jam tangan pilot buatan Oris. Desain cincin bezel terinspirasi dari sirip turbin mesin jet dan fitur standar Big Crown ProPilot tetap dipakai. Begitu juga tampilan status daya cadangan non linear berukuran besar pada posisi jam 3 yg menjadi karakteristik dari semua jam tangan Oris modern yg menggunakan mesin mereka sendiri.

Hal lain yg paling banyak mengalami perubahan adalah hadirnya rangka barel daya ekstra besar yg muncuk di posisi jam 12, pemakainya dapat melihat per daya utama mengencang ketika daya nya terisi melalui putaran manual. Ketika merek merek pambuat jam tangan asal Swiss lainnya bermain di area dekorasi tangan manual pada bagian mesin, Oris malah memilih untuk mengusung tema “raw” mentah yg alami untuk karya mereka yg satu ini. Penghubung penghubung rangka skeleton diberi tekstur matte abu abu dan bagian mesinnya sama sekali tidak terlihat adanya penalangan dan sudut sudut yg dihaluskan. Oris juga menyesuaikan desain dari mesin Kaliber 115 dengan meletakkan detik kecil diantara posisi jam 7 dan 8 ketimbang posisi awalnya di jam 3. Terakhir, ini adalah arloji pilot pertama Oris yg menggunakan marka indeks ketimbang menggunakan penomoran.

Sasis titanium berukuran 44mm dilengkapi dengan tali jam rantai terintegrasi yg terbuat dari bahan yg sama dan dibekali kait lipat “lift” yg bentuknya mirip dengan kepala luar , dirancang eksklusif untuk model Big Crown ProPilot X Caliber 115. Kepala crown ulir juga terbuat dari titanium dan membantu daya tahan bawah air jam ini hingga kedalaman 100 meter.

Jam Tangan Oris ProPilot X Caliber 115 ditawarkan dnegan bandrol harga sekitar $7,600 atau setara dengan Rp 114,000,000.

One Comment on “Jam Tangan Oris ProPilot X Caliber 115”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *