Jam Tangan Nomos Glashutte Tetra Symphony

Ludwig Van Beethoven (1770-1827) adalah seorang komposer musik klasik legendaris asal Jerman yg berumur 250 tahun pada tahun ini, dan Nomos Glashutte dengan bangga menandai peringatan ini dengan sebuah koleksi arloji baru yg dinamai sesuai dengan komposisi klasik karya Beethoven. Keempat model Jam Tangan Nomos Glashutte Tetra Symphony yg sasisnya berbentuk kotak yakni Gotterfunken, Ode an die Freude, Unsterbliche Geliebte dan Fidelio kesemuanya dibekali fitur muka dial dengan warna yg cantik dan mesin mekanikal buatan mereka sendiri.

Nomos menjelaskan bahwa keluarga produk Tetra berasal dari koleksi jam tangan wanita, namun koleksi arloji ini tampaknya memiliki penggemar dari kalangan pria yg ukuran pergelangan tangannya lebih kecil. Kesemua model mempunyai sasis baja berbentuk kotak berukuran diameter 29.5 x 29.5 mm dan ketebalan 6.5 mm, kaca kristal safir di bagian depan dan belakang serta dial dengan jarum jarum baton berwarna emas dan subdial detik kecil diposisi jam 6. Kesemuanya terpasang ketangan pemakainya melaluai tali jam kulit abu abu velour dengan aksen jahitan yg senada. Setiap model tersebut masing masing memiliki tema warna dial yg berbeda.

Nomos Tetra Gotterfunken (yg dalam bahasa Jerman memiliki arti “Divine Sparks” , merujuk kepada Ninth Symphony karya Beethoven) memiliki muka dial berwarna tembaga, dial dari varian Ode an de Freude ( yg artinya “Ode to Joy,” merujuk kepada Ninth Symphony Fourth Movement) berwarna hijau olive , dial untuk varian Unsterbliche Geliebte (yg merujuk kepada surat cinta “Immortal Beloved” Beethoven yg misterius dari tahun 1812) dan Fidelio ( opera satu satunya yg ditulis oleh sang komposer) mempunyai tema warna biru turquoise dan biru gelap masing masingnya.

Keempat jam tangan tersebut diisi oleh mesin putaran manual kaliber Alpha, dibuat sendiri oleh Nomos dimaras mereka di Glashutte, yg merupakan kota pembuat arloji legendaris Jerman yg tahun ini berumur 175 tahun sejak awal sejarahnya. Berukuran diameter hanya 23.3 mm dan setebal 2.8 mm, mesin jam tangan ini memiliki atribut atribut seperti mekanisme penghenti detik , sebuah roda gigi dan roda kepala crown dengan sentuhan dekorasi pancaran sunburst , sekrup biru, pelat dan penghubung penghubung yg didekorasi dengan garis garis rusuk Glashutte (mirip dengan garis garis cotes de Geneve Swiss) dan motif bulir bulir perlage khas Nomos dan penampungan daya cadangan operasi selama 42 jam.

Jam Tangan Nomos Glashutte Tetra Symphony akan memulai debut perdananya pada akhir February tahun ini. Hanya tersedia terbatas dalam kurun waktu tertentu menurut Nomos, dan dibandrol dengan harga $2,380 atau setara dengan Rp 35.700.000 masing masingnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *