Jam Tangan Breitling Aviator 8 Curtiss P-40 Warhawk

Curtiss Wright adalah pembuat pesawat terbang asal Amerika yg terkenal dengan karya mereka yakni  Curtiss P-40 Warhawk, yg dibuat disekitar tahun 1938 dan 1944. Pesawat ini merupakan model yg paling bersejarah, diterbangkan oleh sebuah grup sukarelawan Amerika untuk membantu angkatan udara China ketika era perang dunia ke II yg disebut dengan Flying Tigers. Breitling, yg dapat dibilang merek pembuat arloji yg paling erat kaitannya dengan sejarah penerbangan, kini memperingati sejarah tersebut dengan 3 buah arloji baru yg masuk kedalam koleksi Jam Tangan Breitling Aviator 8 Curtiss P-40 Warhawk , kesemuanya tampil dengan nuansa tema militer yg unik.

Model yg paling simpel adalah Breitling Aviator 8 Automatic 41 Curtiss Warhawk, yg menggunakan tema warna hijau militer untuk bagian dial dan tali jam serta sasis baja tahan karat berlapis DLC berdiameter 41 mm. Jarum jam dan menit serta marka penomoran Arabiknya dilapisi dengan bahan Super-LumiNova, dan sebuah jendela penanggalan tampil di posisi jam 6. Sebuah penunjuk kecil berwarna merah menandai area jam 12 dibagian bezel putar dua arah, senada dengan angka penomoran “60” pada jalur menit dan ujung merah dari jarum detik sentral. Yg menggerakkan semua fungsi dari jam tangan ini adalah mesin mekanikal otomatis Breitling Kaliber 17 yg didasari oleh ETA 2824-2, dengan daya cadangan 40 jam dan sertifikasi chronometer oleh COSC. Mesin ini dilindungi oleh sebuah penutup sasis belakang ulir dari bahan baja yg diukir dengan logo Curtiss dan “mulut hiu” yg ada dilukis pada pesawat P-40 Warhawk yg terkenal.

Salah satu dari kedua model chronograph yakni Breitling Aviator 8 Chronograph 43 Curtiss P-40 Warhawk, dilengkapi dengan mesin otomatis Breitling Caliber 13 yg dilandasi oleh ETA 7750 atau dikenal dengan Valjoux, bersertifikasi COSC dan menyediakan daya cadangan selama 42 jam serta membawa fungsi penjumlah chronograph selama 30 menit dan 12 jam, masing masingnya diletakkan pada subdial berwarna hijau militer di posisi jam 12 dan jam 6. Detik berjalan ditampilkan di subdial lainnya di posisi jam 9 dan dua buah jendela penanggalan dan hari menempati posisi jam 3. Material Super-LumiNova meningkatkan daya baca dari jarum berlapis nikel dan penomoran Arabik. Tingkat ketahanan bawah air sedalam 100 meter dicapai melalui penggunaan kepala crown ulir diantara tombol penekan chrono dan penutup belakang solid dengan ukiran Curtiss. Sasis baja tahan karat berdiameter 43 mm dilengkapi dengan tali jam bertaraf militer “warna pasir”.

Model terakhir dalam koleksi Jam Tangan Breitling Aviator 8 Curtiss P-40 Warhawk adalah Aviator 8 B01 Chronograph 43 Curtiss P-40 Warhawk yg juga memiliki sasis berukuran 43 mm dengan sebuah bezel putar dua arah, dibekali dengan mesin Breitling Kaliber B01. Mesin yg telah mengantongi sertifikasi COSC ini dibedakan oleh fungsi chronograph terintegrasi yg digerakkan oleh roda gigi kolom, dengan kopling vertikal dan mampu menyimpan daya cadangan sampai dengan 72 jam. Tidak hanya denah dial yg berbeda dengan model yg satunya ( tata letak subdial penjumlah chronograph 30 menit di posisi jam 3 , penjumlah 12 jam di posisi jam 6 , detik kecil di posisi jam 9 dan sebuah jendela penanggalan yg disisipkan di posisi jam 4:30 ) , namun juga tema warnanya yg dipertegas dengan warna putih keperakan. Model B01 Chronograph adalah satu satunya model dalam edisi Curtiss p-40 Warhawk yg memakai penutup sasis belakang transparan safir, yg dihiasi dengan cetakan gambar pesawat tempur “Flying Tigers” dan logo Curtiss. Harga dan ketersediaan arloji keren ini belum tersedia saat ini.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *