Jam Tangan Blancpain Fifty Fathoms Bathyscaphe Mokarran Limited Edition

Ketika Blancpain berhasil mendefinisikan dasar dasar dari sebuah jam tangan diver di tahun 1953, perusahaan sudah berumur 218 tahun. Dalam kurun waktu hampir 70 tahun terakhir, pembuat arloji asal Swiss ini tidak hanya terhubung erat dengan sejarah penyelaman dan penjelajahan bawah air, mereka juga telah menjadi sebuah kekuatan yg melindungi keragaman hayati samudera. Blancpain Ocean Commitment initiative (BOC) yg dicanangkan pada tahun 2014 adalah sebuah program unik didalam industri jam tangan yg telah membantu memulai beberapa inisiatif peduli lingkungan. Contoh terbaru adalah sebuah proyek bersama Mokarran Protection Society untuk mengukur dan mengidentifikasi hiu martil besar (Sphyrna mokarran) di in Perancis Polynesia, dan meletakkan landasan penting untuk konservasi yg lebih efektif dikemudian hari. Jam Tangan Blancpain Fifty Fathoms Bathyscaphe Mokarran Limited Edition yg didedikasikan untuk proyek ini adalah model awal dari Blancpain Fifty Fathoms Bathyscaphe dengan sebuah dial dan bezel berwarna hijau, dibuat terbatas sebanyak 50 buah (Ref. 5005-0153-NAB A). Model ini juga merupakan versi tanpa tanggal yg pertama dengan sasis 43.6-mm.

Jean-Jacques Fiechter (lahir Mei 25, 1927), Co-CEO Blancpain dari 1950 sampai 1980 dan seorang penyelam, adalah salah satu yg pertama menyadari bahwa selain topeng , sirip, pengukur kedalaman dan tabung selam , para penyelam juga membutuhkan sebuah perangkat pewaktuan khusus, sebuah instrumen handal yg dapat mengindikasikan waktu penyelaman saat dilihat sekilas. Pada tahun 1950an, Fiechter mulai bereksperimen dengan yg nantinya menjadi Fifty Fathoms di 1953, mengimplementasikan ide ide baru untuk penutup sasis belakang dan gasket kepala crown yg harus bisa melindungi arloji otomatis ini dari tekanan bawah air yg konstan, menghasilkan hak hak paten untuk keuda desainnya. Sebagai tambahan, dan juga karena fakta bahwa fitur chronograph manual tidak aman untuk dioperasikan dibawah air pada sejarah pembuatan jam tangan dititik ini, Fiechter dan timnya juga memperkenalkan bezel putar satu arah ikonik yg memungkinkan pemakainya untuk melacak waktu yg sudah mereka habiskan didalam air.

Fifty Fathoms terbukti sangat handal dan kokoh sampai beberapa pasukan angkatan laut melengkapi para penyelamnya dengan arloji buatan Blancpain , termasuk pasukan khusus Perancis , Israel, Spanyol, Jerman dan and Amerika. Faktanya, jam tangan ini hanya membutuhkan tambahan sebuah sasis antimagnetik dari bahan besi lunak agar dapat meyakinkan agen rahasia Perancis Robert “Bob” Maloubier (Feb. 2, 1923 – April 20, 2015) untuk menyuplai arloji ini kepada para perenang tempur Perancis dan memulai karir militer dari Fifty Fathoms. Namun sementara para penyelam professional masih menjadi pasar kecil yg potensial, kategori penyelaman rekreasi yg semakin populer akan menjadi kunci bagi kesuksesan komersial dari arloji ini. “Bathyscaphe adalah langkah berikutnya yg memungkinkan para penyelam baru untuk berhubungan dan menjelajahi dunia bawah air,” Fiechter mengingat tahun 2013, ketika Blancpain meluncurkan model pertama dari Bathyscaphe untuk memperingati ulang tahun ke 60 dari koleksi Fifty Fathoms. Tampak terharu , dia menambahkan, “Hampir menjadi sebuah keajaiban kalau , 60 tahun setelahnya, saya menemukan penyelam bergairah lainnya dipucuk pimpinan perusahaan.”

Marc A. Hayek (lahir Feb. 24, 1971) tidak pernah merahasiakan kecintaannya “untuk berada di bawah air ketimbang diantara meja pertemuan,” jika diberikan pilihan. Sebagai CEO Blancpain, dia telah berhasil memperkenalkan kembali generasi terkini dari Fifty Fathoms di tahun 2007 (melanjutkan edisi ulang tahun ke 50 dari tahun 2003), yg mana juga menyaksikan perkenalan mesin Kaliber 1315 yg barudengan daya cadangan selama 5 hari. Peluncuran ulang Bathyscaphe pada tahun 2013 dilanjutkan dengan dimulainya inisiatif Blancpain Ocean Commitment di tahun 2014 dengan Fifty Fathoms Bathyscaphe Flyback Chronograph Ocean Commitment I (Ref. 5200-0240-52A), yg digerakkan oleh mesin F385 yg baru dan penerapan kali pertama bahan keramik berteknologi tinggi ke bagian sasis.

Melanjutkan kesuksesan arloji ini dan pesan positif yg disampaikan, Blancpain melanjutkan inisiatif ini pada tahun 2016 dengan model Bathyscaphe chronograph Ref. 5200-0310-G52A yg sasisnya dibangun dari bahan keramik biru dan model BOC ketiga (Ref. 5008-11B40-52A) yg diungkap pada tahun 2018. Ketiga edisi ini dibuat terbatas sebanyak 250 buah dan sudah termasuk donasi tambahan sebesar €1,000, yg dikumpulkan dari setiap jam tangan yg terjual disamping pendanaan tahunan yg disumbang oleh Blancpain. Para kolektor dari salah satu arloji edisi terbatas ini menerima sebuah salinan buku Edition Fifty Fathoms. Pembelian model Ocean Commitment edisi terbatas juga sudah termasuk keanggotaan Blancpain Ocean Commitment Circle, yg memberikan akses ke beberapa manfaat eksklusif, termasuk undangan ke acara acara khusus BOC dan konferensi yg berkaitan dengan penjelajahan ilmiah yg didanai oleh Blancpain.

Walaupun model Mokarran Limited Edition bukan merupakan edisi BOC resmi, Blancpain memutuskan untuk menyertakan sebuah kode akses untuk ikut bergabung dengan lingkaran BOC Circle dan sebuah bingkai foto dari misi bulan Januari. Langkah ini adalah tahap berikut untuk meningkatkan kesadaran publik dan mencapai tujuan mereka dalam membantu melindungi samudera samudera didunia. Atau dalam kata lain dari pemilik Fifty Fathoms yg terkenal, Jacques-Yves Cousteau (Juni 11, 1910 – Juni 25, 1997), “orang orang melindungi apa yg mereka cintai.”

Dalam 10 tahun terakhir , Blancpain telah ikut mendanai 19 penjelajahan ilmiah utama, turut berpastisipasi dalam penggandaan area perlindungan permukaan laut diseluruh dunia, dan mempersembahkan beberapa film dokumenter yg memenangkan penghargaan, serta pameran foto bawah laut dan publikasi lainnya. Pencipta “arloji diver modern pertama didunia” ini juga telah menjadi rekan pendiri proyek National Geographic Pristine Seas, dan telah mendukung inisiatifnya selama 5 tahun dari 2011 sampai 2016. Blancpain juga memainkan sebuah peran instrumental saat terlibat dengan proyek Gombessanya Laurent Ballesta, yg dibaktikan untuk mempelajari beberapa makhluk dan fenomena bawah laut yg paling langka dan paling sulit diamati, dan juga aktif mendukung pertemuan World Ocean Summit yg diadakan oleh The Economist, acara World Oceans Day yg diadakan setiap tahunnya di markas besar United Nations ( PBB ) di kota New York , penghargaan Hans Hass Fifty Fathoms Award, dan banyak lagi yg lainnya.

Yg membuat keterikatan Blancpain begitu unik adalah, pertama , transparansi mereka tentang proyek proyek mana yg didanai, dan yg kedua , keterlibatan mereka yg lebih dari sekedar menyediakan sumber pendanaan. Untuk proyek ini, Marc A. Hayek secara pribadi mendukung Mokarran Protection Society selama beberapa hari, menggunakan perlengkapan kamera dan perangkat rebreathernya sendiri untuk mendukung tim di Rangiroa. Atau dalam kata lain, seberapa sering sih kalian melihat seorang CEO perusahaan pembuat arloji Swiss ikut menyelam sampai kedalaman 200 kaki , lalu menunggu ber jam jam lamanya demi menunggu kemunculan hiu kepala martil besar?

Mokarran Protection Society yg baru didirikan melihat dirinya sebagai sebuah “aliansi dari berbagai kompetensi dengan tujuan memahami hiu kepala martil lebih dalam.” Tim telah beroperasi sejak Desember 2019 sampai Januari 2020 mulai dari titik penyelaman Rangiroa Plongée, yg mana telah ikut mendukung berbagai proyek konservasi laut sejak mulai beroperasi di tahun 2008. Sama seperti proyek proyek sebelumnya, Blancpain menyertakan tambahan donasi $1,000 per jam tangan.

Mokarran Protection Society, yg kebanyakan diisi oleh para relawan , telah bekerja dengan teknik noninvasif yg disebut dengan laser photogrammetry, pada dasarnya sebuah [anel dengan dua buah laser paralel dan sebuah kamera digital, yg memungkinkan mereka untuk memproyeksikan laser penanda untuk mengukur , mengidentifikasikan dan melacak ikan ikan hiu secara berkelanjutan. Ini lalu menjadi landasan dasar untuk meningkatkan aktivitas yg berhubungan dengan konservasi spesies ini. Marc A. Hayek berkata, “Ketika pertama kali saya datang ke Rangiroa pada tahun 2012, Saya langsung jatuh cinta dengan makhluk yg cantik ini. Disaat yg sama, saya menyadari kalau kami hampir sama sekali tidak megetahui apapun tentang spesies ini dan perilakunya. Dibanding dengan proyek lainnya yg telah kami dukung dalam beberapa tahun terakhir, proyek ini didasari oleh para relawan, dan bertujuan untuk lebih lanjut mengetahui segala sesuatu tentang hiu hiu kepala martil yg ada disini. Langkah pertamanya adalah memastikan hiu martil besar di area ini dikenal dan didaftarkan secara resmi, dan untuk menciptakan sebuah data basis untuk para ilmuwan lainnya, beberapa dari mereka sudah menjadi bagian dari tim, seperti Tatiana Boube, yg dengan senang hati saya dukung awal mula karirnya didalam proyek ini.” Dia menambahkan, “Sangat mendesak untuk memulai pekerjaan ini sekarang; awalnya saya merasa takut kalau kami hanya akan menemukan dua atau tiga hiu yg berbeda disini. Kini tampaknya sudah lebih dari yg saya harapkan, dan banyak perilaku hiu kepala martil yg harus kami tinjau kembali.”

Namun , bagi Hayek, ada hubungan yg lebih pribadi dengan hiu kepala martil. “Saya tidak pernah berpikir untuk menjadi seorang instruktur selam , namun untuk dapat menyelam lebih dalam dengan kamera, saya harus disertifikasi sebagai seorang penyelam professional. Pada ujian penyelaman akhir saya beberapa tahun yg lalu , saya berhadapan dengan hiu kepala martil terbesar yg pernah saya lihat. Dia berenang disebelah kami, membuat kontak mata dan lalu menghilang di kedalaman. Ketika saya menyadari betapa signifikan pertemuan ini, rasanya seperti saya diberikan ijin untuk menyelam disini, yg terasa sangat menggerakkan hati.”

Model Bathyscaphe tiga jarum dari 2013 saat ini mengambil inspirasi langsung dari model yg mengawali debutnya di tahun 1956, yg mana ditujukan sebagai versi “sipil” dari Fifty Fathoms berdesain militer yg mendahuluinya tiga tahun sebelumnya. Sejak peluncurannya , Bathyscaphe dengan cepat bertumbuh menjadi koleksinya sendiri, dengan model model chronograph (2014), Day Date 70s dan Quantième Annuel dan versi Quantième Complet Phases de Lune (2018), dengan ukuran diameter sasis dan bahan material dasar yg berbeda beda , termasuk titanium, Sedna gold, titanium keramik, baja dan keramik.

Versi terbaru dari Blancpain Fifty Fathoms Bathyscaphe mengusung sebuah tema warna baru kedalam koleksi : dibedakan oleh dial berwarna hijau dan bezel putar satu arah dengan sisipan keramik berwarna hijau yg senada dengan marka penanda dari bahan Liquidmetal, sebuah bahan paten yg dipakaikan pada beberapa arloji buatan Blancpain yg lain dan merek merek lainnya yg tergabung didalam Swatch Group. Indeks titik luminous pada posisi jam 12 adalah reproduksi dari yg ada pada model model awal Fifty Fathoms original dari tahun 1950an. Sasis berdiameter 43.6-mm tahan air hingga kedalaman 300 meter dan terbuat dari bahan keramik hitam dengan kuping kuping lug yg sudut sudutnya dihaluskan dan diberi sentuhan sikat satin.

Dial hijau dengan tekstur pancaran sunburst dilengkapi dengan sebuah jarum jarum jam dan menit sentral yg bentuknya didasari oleh tampilan dari model original vintage ; jendela penanggalan yg biasanya ditempatkan pada posisi jam 4.30 kini ditiadakan demi tampilan yg murni, dan jarum detik sentral dengan ujung berwarna merah yg besar berperan sebagai sebuah fitur yg fungsional bagi mereka yg menyelam bersama jam tangan ini , sebagai sebuah indikator yg bermanfaat.

Jam tangan ini diisi dengan mesin mekanikal otomatis Blancpain Kaliber 1318, sebuah mesin kokoh yg dibangun dari 204 buah bagian komponen, 35 buah permata dan kinerja kronometrik tingkat tinggi. 3 buah barel per daya utama yg terhubung secara seri menyediakan tampungan daya cadangan selama 5 hari. Mesin ini lalu dapat dilihat melalui sebuah jendela transparan pada penutup sasis belakang yg terbuat dari kaca safir, mempunyai sebuah per penyeimbang yg terbuat dari bahan silikon, bahan material dengan kepadatan rendah yg membuatnya ringan, kuat , tahan guncangan dan , and tahan terhadap bidang magnetik, yg membantu mengoptimasi geometri dari per penyeimbang, meningkatkan isokronisme dari mesin dan terutama tingkat kepresisian dari jam tangan. Blancpain 1318 juga dilengkapi dengan sebuah roda penyeimbang Glucydur dengan sekrup regulator mikrometrik emas berbentuk kotak untuk meningkatkan kepresisian dan memungkinkan penyesuaian yg efisien. Beban osilasi emas diukir dengan citra seekor hiu kepala martil.

Dengan Jam Tangan Blancpain Fifty Fathoms Bathyscaphe Mokarran Limited Edition, Blancpain tidak hanya berhasil memperkenalkan warna baru , namun juga dalam menciptakan satu dari beberapa jam tangan yg benar benar dapat memuaskan hasrat kalian, baik ketika kalian berada di sebuah pulau terpencil atau dibawah air ketika hendak melihat hiu kepala martil besar dengan mata kalian sendiri.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *