Jam Tangan Audemars Piguet Tradition Tourbillon Minute Repeater Chronograph

Bagi banyak para pecinta arloji, Audemars Piguet adalah segala sesuatu tentang Royal Oak yg merupakan jam tangan sport ikonik mereka yg sasisnya berbentuk segi delapan atau oktagonal. Namun, merek pembuat arloji asa Swiss yg dijalankan oleh keluarga tsb juga mengejutkan para pecinta arloji haute horlogerie tahun ini di pameran SIHH dengan meluncurkan Jam Tangan Audemars Piguet Tradition Tourbillon Minute Repeater Chronograph yg sangat rumit dan sangat terbatas yg terinspirasi dari sebuah model jam tangan vintage dari tahun 1920an.

Sasis berbentuk bantal atau cushion mengambil desain rancangan dari sebuah jam saku vintage yg saat ini berada di museum pribadi milik Audemars Piguet, berlokasi di kampung halaman mereka di Le Brassus, Swiss. Didalam sasisnya terletak mesin mekanikal yg mengkombinasikan 3 fungsi horologi utama yakni sebuah komplikasi chronograph, regulator tourbillon dan minute repeater. Menurut Audemars Piguet, hanya dua edisi yg masing masingnya dibuat sebanyak 10 buah yg akan tersedia ,yg pertama dalam sasis berbahan titanium dengan bezel emas putih dan satunya lagi dalam sasis emas rose gold dengan bezel emas putih. Versi emas rose gold/emas putih mempunyai muka dial berwarna anthracite sedangkan versi titanium/emas putih memiliki muka dial opaline perak. Kedua versi dial mempunyai jarum jarum dan penomoran dalam bahan emas rose gold.

Versi titanium ideal untuk komplikasi minute repeater, yg mana dibunyikan oleh 2 buah gong. Mungkin sebagian dari kalian belum mengetahui, kualitas dari suara yg dihasilkan oleh sebuah jam tangan minute repeater sangat dipengaruhi oleh material dasar dan ukuran sasis. Semakin besar ukuran sasis ( AP Tradition Tourbillon Minute Repeater Chronograph mempunyai ukuran diameter 47 mm ) dan ringan, dan keras (seperti titanium) adalah cara terbaik untuk memaksimalkan volume suara gong dengan memberikan cukup ruang untuk gelombang akustik suara didalam sasis.

Mesin tiga komplikasi putaran manual , Audemars Piguet Kaliber 2874, tercatat berukuran diameter 29.9 mm dan setebal 7.65 mm. Mesin ini dibangun dari 504 bagian komponen , 83 diantaranya untuk mekanisme tourbillon satu menit, terlihat melalui sebuah lubang bukaan dial diposisi jam 6. Bagian lainnya dari mesin termasuk palu pemukul gong minute repeater, dapat terlihat melalui penutup sasis belakang transparan dari kaca kristal safir. Mekanisme chronograph dioperasikan oleh sebuah sistem roda gigi kolom. Mesin ini lalu didukung oleh penyeimbang yg berdetak pada frekuensi 21,600 vph dan  menyediakan daya cadangan operasi selama 48 jam ketika terisi penuh. Audemars Piguet juga mempercantik beberapa bagian dari mesin Kaliber 2874 dengan dekorasi yg dikerjakan oleh tangan. Penghubung dan pelat utama tentunya beserta bagian bagian yg dipotong turut dihaluskan oleh tangan secara manual. Palu pemukul gong minute repeater terlihat sangat ciamik terutama dibawah kaca pembesar, dengan polesan cermin dipermukaannya dan sudut sudut yg dihaluskan dengan susah payah memiliki sudut internal dan eksternal yg hanya dapat dikerjakan oleh tangan seniman ahli.

Jam Tangan Audemars Piguet Tradition Tourbillon Minute Repeater Chronograph adalah arloji karya Audemars Piguet yg paling rumit dan eksklusif tahun ini. Paket penjualan arloji mewah AP Tradition Tourbillon Minute Repeater Chronograph dilengkapi dengan tali jam kulit buaya yg dijahit oleh tangan dengan kait lipat dari bahan emas putih 18 karat. Jam tangan mewah ini dibandrol dengan harga $730,000 atau setara dengan Rp 10,585,000,000 ( IDR 10 Milyar ++ ).

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *