Jam Tangan Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph

Disamping koleksi Code 11:59 yg luas dibahas dan diperdebatkan, Audemars Piguet sebenarnya juga meluncurkan beberapa model arloji baru yg menarik di tahun 2019, kebanyakan darinya merupakan perluasan dari koleksi Royal Oak dan Royal Oak Offshore. Dari dalam koleksi tersebut ,tampil 3 model Jam Tangan Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph dengan elemen elemen sasis keramik warna warni dengan tali jam karet bermotif loreng atau biasa disebut dengan camo yg senada.

Audemars Piguet mulai memakai tema warna palet yg lebih tegas pada seri Offshore yg diluncurkan di tahun 1993 sebagai versi Royal Oak yg lebih berukuran besar dan Royal Oak yg lebih berorientasi pada segi teknis ditahun 2017, dengan model model yg berwarna “funky”, dan bereksperimen dengan desain militer loreng tahun lalu. Tahun ini, AP Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph yg baru menggunakan bahan keramik warna berteknologi tinggi untuk bagian bezel , penekan chronograph dan kepala crown pengunci ulir. Keramik, seperti yg diketahui oleh banyak pecinta arloji merupakan bahan yg lebih keras dari baja, lebih tahan suhu panas dan goresan serta hipoallergenik, dan untuk menambahkan warna keatasnya diperlukan proses panjang dan rumit untuk mendapatkan pigmentasi yg diinginkan. Keramik berwarna coklat dipakaikan pada bagian bezel dari versi emas rose-gold yg baru dan merupakan kali pertama diterapkan oleh Audemars Piguet.

Dua model yg lainnya menggunakan sasis berbahan baja dengan sentuhan satin, dengan bezel keramik dan detail dalam warna biru atau hijau militer. Warna dari bezel juga senada dengan warna muka dial yg dihiasi oleh motif “Mega Tapisserie” yg merupaan ciri khas dari AP Royal Oak Offshore, dan dilengkapi dengan tali jam karet loreng camo yg terintegrasi dengan kuping sasis. Denah tata letak tricompax dari dial menamplikan 3 buah subdial pada posisi jam 12, 9 dan jam 6 serta sebuah jendela penanggalan bulat di posisi jam 3. Yg mengelilingi jarum jarum emas dan marka penunjukan jam berwarna emas adalah sebuah skala lingkar luar berwarna rhodium, sementara sebuah skala tachymeter putih diatas hitam menyempurnakan gaya sportynya.

Kedua varian baja dan emas dari Jam Tangan Audemars Piguet Royal Oak Offshore Selfwinding Chronograph tercatat memiliki daya tahan bawah air hingga kedalaman 100 meter.Didalam penutup sasis belakang dari kaca kristal safir berdetak mesin mekanikal otomatis chronograph Audemars Piguet Kaliber 3126/3840 yg didukung oleh 59 buah permata, berdetak pada kecepatan frekuensi 21,600-vph  dan menyediakan daya cadngan operasi selama 50 jam ketika terisi penuh. Setiap paket penjualannya dilengkapi tali jam tambahan dengan warna yg senada. Ditawarkan dengan bandrol harga $32,200 atau setara dengan Rp 483,000,000 untuk varian baja keramik dan $48,300 yg setara dengan Rp 724,500,000 untuk varian emas rose gold dan keramik coklat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *