Arloji De Bethune DB28GS Grand Bleu

De Bethune adalah salah satu pabrikan pembuat arloji yg paling konsisten dalam industri pembuatan jam tangan independen saat ini. Sejak saat Pierre Jacques kembali menjadi CEO perusahaan pada bulan Oktober tahun 2017 lalu, merek ini tampaknya berjalan dijalur yg tepat. Sementara pencapaian De Bethune selama periode 19 bulan itu adalah berhasil meraih kemenangan dalam kategori Chronometry pada ajang 2018 GPHG untuk model DB25 Starry Varius Chronometre Tourbillon, De Bethune juga telah merilis beberapa model jam tangan lainnya seperti DB28 Steel Wheels dan DB28 Kind of Blue sejak saat itu. Sejauh ini di tahun 2019, De Bethune melanjutkan pola kesuksesan ini dengan meluncurkan 5 model jam tangan baru yg ditujukan untuk pangsa pasar Amerika, De Bethune melanjutkan eksplorasi mereka dengan bahan titanium dan sebuah contoh mengesankan dari eksperimentasi horologikal yg telah menarik perhatian banyak orang sejak De Bethune didirikan pada tahun 2003. Salah satu diantaranya yg akan kita review kali ini adalah  yg merupakan arloji diver pertama mereka.

Diluncurkan pada pameran WatchTime New York 2019, DB28GS Grand Bleu dibekali dengan fitur mesin ke 27 yg diproduksi secara in-house atau mandiri dengan daya cadangan operasi selama 5 hari dan sebuah roda gigi penyeimbang dari bahan titanium dan emas putih. Sasis berdiameter 44 mm sepenuhnya terbuat dari bahan titanium dan menawarkan daya tahan bawah air sedalam 105 meter. Kuping lug berukuran sedang dengan rancangan baru diisi dengan sisipan bahan zirconium hitam disisi tengah sasis. Salah satu fitur unik dari De Bethune DB28GS Grand Bleu adalah hadirnya sebuah bezel putar satu arah. Sementara bezel berputar normal, marka penomoran diaplikasikan pada bagian kaca kristal safir. De Bethune menjelaskan kalau hal ini diterapkan untuk menjaga dimensi agar tetap ramping.

Aspek yg paling menarik dari jam tangan diver ini adalah aplikasi dari sebuah sistem dinamo mekanikal yg memancarkan cahaya biru terang diseitar 4 titik dari bagian bezel. Tanpa menggunakan komponen elektronik atau baterai sama sekali, sebuah penekan tersembunyi di posisi jam 6 mengaktifkan sebuah rangkaian roda gigi kecil yg digerakkkan oleh barel daya ganda. Rangkaian roda gigi ini bertindak sebagai dinamo mini , yg menyediakan energi yg diperlukan untuk menyinari jam tangan ini. Setelah daya cadangan 5 hari berkurang sampai tersisa satu hari ( diindikasikan oleh sebuah tampilan sederhana diantara posisi jam 9 dan jam 10 ), fungsi pencahayaan ini akan diblok untuk menghemat energi. De Bethune bekerjasama dengan ahli lume James Thompson dari Black Badger Advanced Composites untuk menciptakan sebuah bahan photoluminescent biru unik yg disebut dengan Blue Moon untuk meningkatkan daya baca dari jarum jarum , indeks penunjuk waktu dan pewaktuan sementara tetap berpijak pada warna biru yg khas dari De Bethune.

Arloji De Bethune DB28GS Grand Bleu ditawarkan pada harga $93,500 atau setara dengan Rp 1,400,000,000 dan diproduksi terbatas sebanyak 30 buah per tahun.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *