Arloji Czapek Antarctique

Desain arloji sport dengan tali rantai terintegrasi menjadi sangat populer hari hari ini, dan yg turut meramaikan trend ini adalah pembuat jam tangan independen Czapek & Cie yg berbasis di Jenewa. Pabrikan Swiss ini meluncurkan koleksi jam tangan sport mewah terbaru mereka yg diberi nama Arloji Czapek Antarctique , merujuk kepada sebuah benua indah yg mengispirasinya,dan menurut Czapek telah terjual habis.

Czapek Antarctique adalah koleksi ke empat mereka, diisi oleh model Antarctique Terre Adélie yg desainnya lebih tradisional, serta model Antarctique Orion Nebula yg dialnya dilukis oleh tangan. Baris produk yg baru ini sangat terbatas, dan tidak hanya desainnya yg baru namun juga menampilkan mesin mekanikal otomatis Kaliber SXH5.01. yg dibangun sendiri oleh Czapek.

Czapek Antarctique Terre Adélie

Antarctique Terre Adélie adalah sebuah jam tangan sport baja dengan tali terintegrasi yg  berdesain klasik , dengan beberapa keunikan yg memisahkannya dari para pesaingnya. Jam tangan ini dinamai merujuk kepada Terre Adélie (atau Adélie Land dalam bahasa Inggris ), sebuah lokasi milik Perancis di benua Antartika yg sering dipakai untuk riset ilmiah.

Czapek Terre Adélie ditawarkan dalam 4 jenis warna dial yakni biru gelap, merah burgundy, perak dan hitam , dan dilengkapi dengan sebuah tali rantai terintegrasi unik berbentuk huruf C, disamping tambahan tali jam kulit dan tali jam karet dengan warna yg senada. Model baru ini memiliki sasis berukuran diameter 40.5 mm dan setebal 10.6 mm , segaris dengan beberapa pesaingnya seperti Girard-Perregaux Laureato dan Vacheron Constantin Overseas. Sasis baja bertekstur sikat dilengkapi kuping kuping lug terintegrasi yg sudut sudut atas dan bawahnya di potong facet, dengan dua pelindung parsial memanjang yg melindungi kepala crown ulir dibagian sisi sasisnya. Sasis juga diberi aksen aksen polesan , yg paling kentara adalah pada bagian penghubung antar tali rantai dan pada bagian bezel yg mengelilingi muka. Sasis dibangun dengan daya tahan air sampai kedalaman 120 meter.

Dibawah kaca kristal safirnya tampak desain dua tekstur yg tergabung dari sebuah cincin menit disisi lingkar luar dan bagian tengah yg berteksturs sikat. Yg menduduki keduanya adalah penerapan marka marka menit yg beraksen tajam , digandakan pada posisi jam 12, dan sebuah jendela penanggalan diposisi jam 6. Yg menyapu muka dial adalah dua jarum bergaya pedang sebagai penunjuk waktu jam dan menit, sementara sebuah jarum penunjuk dengan ujung berwarna merah menandai detik yg berjalan.

Didalam Antarctique Terre Adélie tersemat mesin otomatis Kaliber SXH5.01 yg telah disebutkan sebelumnya diatas, yg sepenuhnya disentuh dengan tekstur sikat gelap dan permukaan permukaan yg dipoles, memungkinkan warna dari rotor putar pengisi daya mikro emas , permata dan roda gigi tampil menonjol berlawanan dengan warna latar yg gelap. Mesin didekorasi dengan indah, dengan penghubung penghubung skeleton yg menurut Czapek terinspirasi oleh mesin jam saku dari awal awal abad ke 19. Mesin otomatis yg baru ini berdetak pada frekuensi 28,800 vph dan menampung daya cadangan selama 56 jam.

Czapek Antarctique Orion Nebula

Model Antarctique Orion Nebula mengusung konstruksi keseluruhan yg sama dengan Terre Adélie, namun membawa sebuah dial abstrak menawan yg sesuai namanya mengingatkan kita pada Orion Nebula (Nebula adalah awan antarbintang yang terdiri dari debu, gas, dan plasma), salah satu objek angkasa yg dapat kita lihat dengan mata telanjang dilangit malam. Model ini menggunakan desain sasis dan mesin yg sama dengan Terre Adélie, namun tampil lebih minimalis dengan citra Orion Nebula yg dilukis oleh tangan bersama titik titik putih sebagai marka penunjuk jam. Versi ini tetap menggunakan jarum jarum jam dan menit serta jarum detik dengan ujung berwarna merah yg sama dengan model sebelumnya yg lebih membumi .

Arloji Czapek Antarctique versi Terre Adélie dibuat terbatas sebanyak 99 buah dengan badrol harga $18,900, sementara versi Antarctique Orion Nebula sebanyak 10 buah dengan harga jual $20,000 atau setara Rp 300.000.000. Kedua versi tersebut , menurut Czapek, terjual habis dalam kurun waktu kurang dari 17 hari semenjak peluncurannya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *