Arloji Parmigiani Fleurier Toric Tourbillon Slate

Parmigiani Fleurier, pembuat arloji haute horlogerie yg didirikan oleh Michel Parmigiani, turut ikut meluncurkan koleksi terbaru mereka di platform digital Watches & Wonders 2020, yg pertama kalinya diselenggarakan pada bulan April lalu. Model terbaru dari Parmigiani yg langsung menarik perhatian kami adalah Arloji Parmigiani Fleurier Toric Tourbillon Slate, yg merupakan model tourbillon pertama yg turut masuk kedalam koleksi Toric, yg pertama kali dibangkitkan kembali di tahun 2017.

Koleksi Parmigiani Fleurier Toric dinamai mengacu pada desain sasis yg unik dari setiap modelnya, yg secara langsung diturunkan dari arloji pertama yg dibuat oleh Michel Parmigiani. Ciri khasnya dapat terlihat dari pola pola gadroon dan tonjolan tonjolan pada konturnya, terinspirasi dari kolom kolom bangunan bangsa Yunani kuno. Muka dial berwarna batu yg dihiasi dengan guratan guratan seni guilloche, yg membuat debut perdananya pada model Toric Chronometre tahun 2019, membawa tekstur seni ukiran konsentris yg terinspirasi oleh pola alami dari buah pohon cemara, salah satu contoh dari rasio emas yg kita temukan pada alam dan juga sebagai perwujudan sprial Fibonacci dari dunia ilmu sains.

Yg berputar mengelilingi dial dan marka penomoran penunjuk jam dari bahan emas rose gold 18k adalah dua jarum berbentuk tombak berlapis bahan luminous yg dirancang semi terbuka. Titik perhatian utama dari jam tangan ini adalah mekanisme flying tourbillon 60 detik, yg ditampilkan lewat sebuah lubang bukaan besar di posisi jam 7 , pemilihan posisi peletakan ini untuk menghormati waktu kelahiran dari Michel Parmigiani yg lahir pada jam 7:08 pagi di tanggal 2 Desember, 1950.

Didalam sasis Toric yg bentuknya sangat elegan, terbuat dari bahan emas rose gold 18K dan berukuran diameter 42.8 mm dan relatif ramping dengan ketebalan 9.45 mm, terletak mesin mekanikal otomatis Kaliber PF517 buatan Parmigiani. Pengisian daya otomatis ditangani oleh sebuah rotor mikro platinum yg didekorasi dengan seni Grain d’Orge guilloche, mesin mencapai tingkat ketipisannya (3.4 mm) lewat pengintegrasian mekanisme tourbillon langsung kebadan pelat utama. Dibangun dari total 207 buah komponen, termasuk 29 buah permata, dan dihiasi dengan dekorasi cotes de Geneve dan sudut sudut penghubung yg dibevel, mesin ini mampu menampung daya cadangan operasi selama 48 jam dan terlihat melalui penutup sasis belakang transparan dari kaca kristal safir.

Arloji Parmigiani Toric Tourbillon Slate, terpasang ke lengan pemakainya melalui sepasang tali jam kulit buaya Havana buatan Hermes dengan sebuah kepala kait gesper emas rose gold, diproduksi terbatas sebanyak 30 buah saja dan dibandrol dengan harga $130,000 atau setara dengan IDR 1.950.000.000 perbuahnya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *