Arloji Breitling Top Time Limited Edition

Agen rahasia Inggris ,James Bond dikenal sering memakai jam tangan Rolex dan Omega didalam film petualangannya, namun salah satu jam tangan yg paling diingat adalah buatan Breitling. Didalam film berjudul Thunderball yg tayang di tahun 1965an, Bond memakai sebuah arloji Breitling Top Time yg dilengkapi dengan sebuah perangkat Geiger ( alat pengukur ionisasi radiasi ) untuk melacak misil misil nuklir yg dicuri dan tersembunyi dibawah air. Hari ini, melanjutkan pembuatan ulang dari model Navitimer Ref. 806 1959 dan AVI Ref. 765 1953 Re-Edition, Breitling juga meluncurkan  dan tentunya tanpa fitur perangkat Geiger, namun sangat menarik bagi kalian yg ingin merasakan gaya Bond tahun 1960an.

Penggemar model awal Breitling Top Time yg pertama kalinya diluncurkan 50 tahun yg lalu dan disebut oleh penggagasnya, Willy Breitling, sebagai “ultramodern” dan “cocok dengan kebutuhan anak muda dan profesional aktif”. Denah muka dial “Zorro” yg unik, dengan dua buah subdial putih yg disusun paralel dengan sebuah rangka hitam bermotif mirip domino. Sasis baja tahan karatnya berukuran diameter 41 mm, dengan sebuah kaca kristal safir convex, kepala crown non ulir dan penekan chronograph bergaya plunger ( penyedot wc ).

Menambah daya tarik warna hitam putih yg mendominasi dial , terdapat detail detail warna merah pada bagian jarum penunjuk jam , menit dan jarum chronograph sentral, bersama sebuah sektor pada subdial jam 3. Penjumlahan menit chronograph terletak pada subdial tersebuit, sementara detik berjalan ditampilkan pada subdial jam 9. Lapisan Super-LumiNova melapisi jarum jam dan menit bersama titik titik penanda jam, dan sebuah skala desimal menempati tepian dial.

Didalam sasis dengan daya tahan air sedalam 30 meter , berdetak mesin chronograph mekanikal otomatis Breitling Kaliber 23 yg didasari oleh ETA 7753 dan menyimpan daya cadangan selama 48 jam. Sama seperti semua mesin jam tangan Breitling lainnya, tulisan “CHRONOMETER” dibagian atas dial Breitling Top Time menandakan bahwa setiap darinya telah memenuhi kriteria kronometrik dari lembaga pengujian COSC Swiss. Breitling Top Time Limited Edition melengkapi tampilan vintage kunonya dengan sebuah tali jam kulit nubuck coklat. Dibuat terbatas sebanyak 2,000 buah dan dibandrol harga $4,990 atau setara IDR 75,000,000 , model ini direncanakan mulai tersedia di bulan Maret lewat toko online resmi Breitling dan sesuai permintaan dari jaringan penjualan mereka nantinya.

Breitling juga mengumumkan bahwa model Arloji Breitling Top Time Limited Edition akan menjadi jam tangan pertama yg ditawarkan dengan sebuah paspor digital berbasis teknologi blockchain, yg berfungsi untuk mengotentifikasi keaslian dan kepemilikan arloji dengan sekali tekan. Para pemilik dapat mengakses paspor digital ini setiap saat dan bisa mentransfer status kepemilikan melalui transaksi blockchain sederhana. Bersama dengan program garansi digital yg inovatif, paspor digital ini menyediakan tingkat keamanan yg tinggi dan memungkinkan pelanggan untuk terhubung dengan Breitling secara diam diam sementara memungkinkan Breitling untuk menambahkan jasa layanan online yg baru. Anggap sistem keamanan yg canggih ini sebagai pengganti dari perangkat Geiger 007.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *